You are currently browsing the archives for 2 August 2013.
Displaying 1 entry.

-Dunia Taru the Series, Episode Tatar Belajar Bahasa-

  • Posted on August 2, 2013 at 6:49 am

Episode Tatar Belajar Bahasa

Sore itu Tatar dan Bapak baru saja pulang dari kegiatan rutinitasnya, bersepeda. Dan begitu sampai di rumah, Tatar langsung mencari mamanya.

“Mamaaaaaaaaaaaaaaaaaa”

“Heeeeee, pulang-pulang kok langsung teriak gitu? Yang benernya gimana hayoo Tatar?”

“Hehehe..Assalamu’alaykum, Bunda cantik.”
“Wa’alaykumsalam warohmatullah. Siapa yang ngajarin Tatar mulai ngegombal gitu.”

“Itu, yang baru markirin sepeda di luar.”

Dan Bapak masuk ke dalam, “Hei…Kok Bapak dipanggil itu. Kan bapak punya nama” Bapak mencubit halus hidung Tatar. Dan hidung Tatar pun memerah.

“Duh, sakit Bapak. Ma, tahu nggak?”

“Ya engga, kan Tatar belum cerita.”

“Hehehehehe..Iya juga ya..Ada kejadian lucu Ma tadi. Kan Tatar sama Bapak sepedaan keliling desa, nah tadi tuh ada kucing di pinggir jalan, kayaknya kakinya terkilir gitu. Tatar turun duluan dan langsung nolongin kucing tadi. Bapak pas mau turun malah ketemu bule-bule ganteng banget, terus malah ngobrol. Nah, pas aku mau ngedeketin kucing, kucingnya malah manjat ke pohon. Aku ikutin kucingnya, jadinya aku manjat. Tapi aku jatuh, nih lukanya..” Tatar menunjukkan luka di lututnya.

“Ooohh, sakit ya Tatar. Nanti diobati dulu ya. Terus kucingnya gimana? Dah bisa turun?”

“Nah, lucunya itu mah. Aku dah jatuh, bapak sama bulenya datang lari-lari gitu. Waktu bapak ngelihat Tatar, bulenya langsung gendong Tatar gitu di punggungnya.. Kan Tatar Cuma lecet, dan kucingnya malah jatuh. Langsung dibawa bapak pulang. Tuh kucingnya.”

“Kucingnya dimana Pak? Kok bisa sih bulenya gitu?”

“Dia masih di luar kok. Tenang Ma. Kayaknya Bapak salah ucap bahasa Inggrisnya deh. Waktu Tatar jatuh, Bapak ngajak bule itu buat pergi bareng ke tempat Tatar, Let’s go together. Eh, pas di lokasi, malah langsung gendong Tatar. Apa kedengerannya let’s go to get her ya?”

“Oalah, bapak ini..hahahaha”

“Mama kok ketawa? Bapak bicara bahasa Inggris kan keren Ma. Malah mama ketawain, Mama jahat.”

“Engga Tatar, Mama nggak jahat. Tapi lucu aja gitu kalo itu benar-benar terjadi”.

“Terjadi gimana maksudnya, Ma?”
“Tatar, Bahasa itu kita bicara kata, kata akan menyusun frase-frase yang pada akhirnya membentuk kalimat yang bermakna. Kata itu juga memiliki fungsi yang berbeda-beda, tergantung situasi, kondisi, dan lokasi di mana dia berada…”

“kayak air dong ma, fleksibel” Bapak menyela seperti biasa.

“Iya, kayak air yang memberi kehidupan. Nah, selain dilihat dari makna kata itu sendiri, kata juga berbeda maknanya ketika diucapkan dengan nada yang berbeda. Kayak yang dialami Bapak tadi, penekanan ucapannya dimana akan memengaruhi makna dari suatu kalimat”.

“Wah, Mama keren. Kok Mama tahu sih tentang bahasa sampai segitunya gitu lho?”

 “Istri siapa dulu, Bapak…”

“Ya udah, sekarang Tatar mandi dulu. Terus iap-siap sholat Maghrib ya.”

“Oke, Mama..Bapak, kucingnya mandi bareng Tatar aja. Biar bareng sekalian.”

“Engga boleh, belum mahrom. Kucingnya jantan Tatar”

”Bapak, jangan bawa kucing masuk.” Mama mengucapkan kalimat itu dengan ekspresi yang tersirat.