You are currently browsing the archives for 7 August 2013.
Displaying 1 entry.

SEBUAH PREJUDGING: Apa Kabar

  • Posted on August 7, 2013 at 6:35 am

SEBUAH PREJUDGING: Apa Kabar

Apa kabar, bangsa yang katanya menjunjung tinggi hukum dalam pemerintahannya? Mengapa hukum sekarang yang diperintah, bukan pemerintah yang dihukum?

Apa kabar, bangsa yang janjinya mencerdaskan kehidupan bangsa? Mengapa yang terjadi saat ini adalah pengkarakteran pendidikan sesuai kehendak dan budget Negara, bukan pendidikan yang menghasilkan generasi yang berkarakter?

Apa kabar, bangsa yang katanya pererkonomian disusun berdasarkan atas asas kekeluargaan? Mengapa bisnis dan ekonomi saat ini hanya dikuasai oleh oknum-oknum tertentu, bukan ekonomi yang menguasai oknum itu hingga mereka bertekuk lutut menyerah dan menyerahkan semua kemakmuran untuk rakyat?

Apa kabar, banga yang katanya bumi, air, dan kekayaan alam lainnya yang dikelola untuk sebenar-benarnya kemakmuran rakyat? Mengapa kita menjadi ladang bagi tuan kita, bukan tuan bagi ladang kita sendiri? Bukankah kita bangsa yang besar dan kaya? Untuk apa semua pulau, tanah, air, udara, cahaya matahari, ikan-ikan di laut, ragam tanaman di dalamnya?

Apa kabar, bangsa yang katanya ikut menciptakan perdamaian dunia? Mengapa ingin mendamaikan dunia jika diri sendiri saja belum bisa berdamai?

Apa kabar, bangsa yang menjamin kesehatan rakyatnya? Apakah kesehatan sudah terbagi merata ke seluruh pelosok desa, pedalaman hingga ke sudut batas-batas terakhir bangsa ini?

Apa kabar, bangsa yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat? Mengapa semakin banyak orang yang berbicara/berpendapat tanpa disertai dasar? Kemana ilmu-ilmu mereka selama ini?

Apa kabar, bangsa yang menjunjung tinggi keamanan dan ketertiban? Mengapa kulihat budaya antre disalahgunakan oleh orang-orang yang punya kedudukan, harta, dan kekuasaan yang tinggi. Bukankah mereka juga warga Negara? Di mana letak keadilannya?

Rakyat sudah letih, bahkan mungkin tidak peduli. Ada tidak adanya bangsa ini, mungkin sama saja.

Apakah bangsa ini akan tetap ada tahun depan? Untuk apa pesta demokrasi 2014 ada jika hanya untuk bersaing menduduki kekuasaan? Belang-belang itu sudah tampak, rakyat sudah cerdas karena adanya teknologi, mengapa dosa masih ditutupi? Pencitraan. Haahhhh, aku bosan dengan kata itu. Aku memang tidak mengenal kalian,

Aku hanyalah mahasiswa yang sok idealis,

Aku hanya mengamati, karena aku hanya mengamati.

Tapi setidaknya aku menuliskannya. Aku membagikannya. Entah orang setuju atau tidak.

Apakah bangsa ini akan tetap ada pada tahun 2014? Who knows? Semoga ALLAH mengembalikan hati kita kembali fitri.