You are currently browsing the Uncategorized category
Displaying 1 - 10 of 20 entries.

INI GAYA SKRIPSIKU, SKRIPSIMU?

  • Posted on April 4, 2014 at 12:40 am

Jika diibaratkan dengan perjalanan, mungkin bisa dibilang perjalananku bersama kekasihku ini baru sebatas menggunakan sampan, yg perlu didayung…dayung demi dayung..kompas mengandalkan bintang, layar belum terkembang, blm tersentuh teknologi sama sekali. Bulan ini coba langkah baru, minimal pakai kompas.

#IniGayaSkripsiku,Skripsimu

Selamat malam dunia.

Mencoba mengawali tulisan ini dengan harapan baik, bahwa saya ingin menumpahkan segala yang terjadi pada diri saya selama beberapa bulan ini. Hingga mengakibatkan seolah-olah blog ini mati suri. Ini hanya majas saja, jangan dipikir berlebihan ya. Please, Help me to get a better Life.

Ada apa sebenarnya dengan diri saya?

Mungkin tulisan di awal artikel ini sudah mewakili beberapa yang terjadi.

Saya mulai darimana ya baiknya? Mencoba merecover lagi…About fitofarmaka first, okay?

Alasan pertama saya berhenti menulis adalah ketakutan saya terhadap dunia yang saya masuki ini, farmasi bahan alam. Kenapa? Farmasi Bahan Alam yang dikenal sebagai ilmunya pengobatan menggunakan ramuan bahan alam, tanaman-tanaman obat tradisional, dan bahkan dikenal dengan keyakinan yang ‘mistis’ di masyarakat. Maksudnya apa? Ini dari persepsi saya ya, ramuan-ramuan bahan alam ini sangat dekat dengan jampi-jampian, mbah dukun , dan terapi alternatif yang lainnya. Mungkin ini alasan yang agak lucu bagi sebagian orang, #akurapopo. Mungkin pilihan apakah saya akan tetap mendalami dunia ini atau tidak, kita pikirkan nanti saja lah, setelah lulus kuliah atau setidaknya setelah sidang terbuka. Aamiin ya Rabb, semoga masih diberi umur sampai sidang terbuka yang rencananya masih menggantung.

Alasan kedua saya berhenti menulis adalah ketakutan saya akan dampak dari apa yang saya tulis. Dan saya pun ingin lebih hati-hati dalam menulis. Sering terngiang-ngiang dalam benak saya tentang satu kata ini, AIB AIB AIB. Tentang apa yang sebaiknya kita ceritakan, dan apa yang sebaiknya tidak kita ceritakan. Saya pun tersadar bahwa tulisan-tulisan saya sebelumnya memang adalah kepalsuan, #tipu daya malam (entah siapa orang yang sengaja meng-hack blog saya ini.). Saya sadar sepertinya saya menjadi orang yang munafik, dimana saya menuliskan sesuatu yang tidak saya lakukan. Bukankah fungsi blog adalah untuk menceritakan pengalaman kita sehari-hari?

Namun, ada juga yang menuliskan harapan dan mimpi nya di blog,

tetapi kayaknya itu mimpi mereka yang sudah terwujud, setidaknya itu sesuatu yang membanggakan, kan?

Saya tidak mau jadi orang munafik, yang berkata berdusta, berjanji mengingkari, dan diberi amanah malah berkhianat. (Ampuni dosa-dosa hamba Ya Rabb)

Keadilan dalam menulis dan kebiijakan dalam menulis, itu mungkin bisa jadi salah satu parameter kedewasaan kita. Omma, Am I growth up? Memilah-milah tulisan yang sebaiknya kita tulis dan kita bagikan ke orang lain dan sebaiknya tidak, melihat manfaat dan mudharat nya. Terlebih ketika blog ini dikunjungi, seberapa banyak waktu orang yang terbuang untuk membacanya. Bukankah itu menjadi tabungan dosa untuk saya,di dunia maupun akhirat? Oh, maaf. Saya ingin mengisi tabungan pahala, bukan tabungan dosa. Tidak ingin rasanya di hari pembalasan nanti, tangan ini bersaksi bahwa selama di dunia dia digunakan untuk menuliskan dan menceritakan kebohongan, bukan malah sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain, misalkan untuk mengikat ilmu ataupun untuk berbagi informasi. Begitu pula dengan mata. Tidak ingin nantinya mata ini bersaksi bahwa selama di dunia, dia hanya menatap layar notebook selama berjam-jam. Ah, sudah adilkah kita dengan tubuh ini? Ya, mungkin memang benar jika prinsip hidup saya bahwa HIDUP ADALAH PILIHAN. Pilihan untuk menulis juga termasuk di dalamnya.

Nah, terkait dengan tema malam ini,

Saya ingin berbagi sedikit tentang dunia yang saya geluti di tahun keempat ini, tahunnya skripsi. Yaaa, skripsi. Perlu didoktrin berapa kali agar kata ini masuk di kepala? SKRIPSI SKRIPSI SKRIPSI….

Hampir 6 bulan bergelut dengan proposal skripsi dan segala keribetan di dalamnya, saya menemukan satu kelemahan, yaitu daya serap membaca, menghafal, dan mengingat saya mulai melemah. Kenapa kah gerangan? Tidak tahu juga, akhir-akhir ini atau hampir selama beberapa bulan ini, kemampuan memahami bacaan atau mengingat apa yang saya baca mulai berkurang. Terlebih untuk penulisan skripsi. Bisa dibayangkan betapa fatalnya jika kemampuan ini menurun? Terlebih ini untuk hal yang sepele tapi penting yaitu mengingat-ingat aturan penulisan skripsi yang begitu banyaknya. Sebenarnya pihak akademik sudah dengan amat baik hatinya (Alhamdulillah), memberikan buku panduan warna hijau itu. Tetapi, kalau dipikir-pikir, apakah setiap menulis harus mengingat-ingat dan membuka tutup buku itu? Ah, terasa membuang waktu kan? (Hello, nulis blog ini aja udah buang waktu ga sih? #plak)

Sehingga, menuruti nasehat dosen pembimbing saya yang amat teliti dan baik hatinya (saya salut dengan beliau), saya membaca buku ini sampai tuntas, saya warnai dengan tinta stabilo yang mempertajam dan membuat buku itu lebih berwarna. Begitu mencoba menulis, Lupa-lupa ingat lagi. Buka bukunya lagi. Sangat tidak efisien. Nah, bercermin dari pengalaman itulah, saya pun mencoba membuat satu cara untuk memudahkan daya ingat saya, yaitu sebuah CHECK LIST. Fungsinya untuk mengecek apakah tulisannya sudah sesuai pedoman skripsi atau tidak. Mungkin beberapa redaksi katanya ada yang saya ubah, mengingat ukuran kertas dan mempercepat pengkoreksian. Semoga cara ini bisa membuat ‘perjalanan skripsi’ saya tidak lagi menggunakan sampan dayung, akan tetapi naik sedikitlah, minimal sampan berlayar. Sekian tulisan malam ini. Semoga membantu saya lebih baik. Ah, lega rasanya bisa meluapkan tulisan lagi. Ini bukan aib kan?

Oh iya, bagi siapapun yang berminat ikutan cara ini, boleh lho. Tapi perlu dipastikan dulu apakah sama aturan penulisan skripsinya dengan fakultas saya, karena saya kuliah di farmasi UGM. Siapa tahu ada beberapa hal yang berbeda? Ayo berlatih lebih teliti dan cermat. \(^v^)/

Berikut format CHECK LIST SAYA. #INI_GAYA_SKRIPSIKU,SKRIPSIMU?

If It’s not RIGHT, Fix IT and MAKE IT!!!!

BAB                                        :

Tanggal Pengecekan       :

Tanggal Penyerahan       :

 

No

Important Things

Check List

 PENULISAN

 
1. Huruf yang dipakai TNR 12 spasi 2 untuk teks.  
2. Batas kertas standar untuk A4 (TLBR = 4,4,3,3)  
3. Pengetikan dari batas kiri hingga kanan (TIDAK BOLEH space yang terbuang)  
4. Alenia baru ditulis pada ketikan ke-6  
5. Say NO untuk angka di awal kalimat.  
6. Judul (BAB I, II,……) di bagian CENTERED simetris dan dicetak TEBAL (TNR 12,spasi 2, KAPITAL)  
7. sub judul (A. …., B….., dst) di bagian CENTERED simetris, cetak TEBAL (TNR 12, spasi 2, kapital @ awal kata)  
8. Kalimat pertama dari sub judul dimulai di alenia baru  
9. Anak  sub judul (1. …, 2. ….., dst) dari batas tepi kiri dan dicetak TEBAL (TNR 12, spasi 2, kapital di awal huruf)  
10. Tulislah kalimat pertama di alenia baru.  
11. Penulisan sub anak sub judul (a. ……, b. ….., dst) dimulai dari ketikan ke-6,dan diakhiri titik & ­U.  
n12. Kalimat pertama diketik ke belakang (posisi kalimat segaris sub anak sub judul)  
13. Urutan penomoran skripsi ( I, A, 1., a., 1)., a)., (1)., (a).  
14. Ikuti aturan penulisan nama latin ilmiah tanaman dan hewan. (cetak miring /garis bawah)  
15. Penggunaan istilah asing harus menggunakan huruf italic (I)  
16. Penomoran awal BAB di tengah bawah, halaman selanjutnya kanan atas  
17. Ceklah proporsional kalimat dari masing-masing sub judul . Sudah adil kah dalam menulis?  
18. Sudahkah Tulisan dalam teks skripsi menggunakan kalimat pasif?  
19. Sudahkah dihindari pemakaian kata sehingga, sedang, di, ke, drpd di awal?  

GAMBAR DAN TABEL

 
1. Posisi tabel dan gambar berada di centered position pengetikan.  
2. Penamaan tabel di atas tabel (Angka Romawi), TNR 10, spasi 1 dan dicetak tebal.  
3. Penamaan gambar di bawah gambar (Angka Arab), TNR 10, spasi 1 dan dicetak tebal.  
4. Tulislah keterangan gambar di bawah judulnya (TNR 10, spasi 1).  
5. Pastikan setiap gambar dan tabel ada keterangan dalam teks.  

DAFTAR PUSTAKA

 
1. Sudahkah dipastikan setiap akhir teks terdapat daftar pustakanya?  
2. Sudah benarkah penulisan dapus nya BUKU (Nama, Tahun, Judul, jilid, nmr hlmn, penerbit, kota terbit).  
3. Sudah benarkah penulisan dapus nya MAJALAH (Nama, Tahun, Judul, Nama majalah singkat dan italic, jilid,nmr terbitan, hlmn).  
4. Dapus untuk anonim diurutkan tahunnya. Untuk skripsi dan tesis ( Nama, Tahun, Judul, Skripsi/Tesis, Universitas, Kota Terbit)  
5. Sudahkah Daftar Pustaka ditulis dengan TNR 12, spasi 1?  

FINAL QUESTION

 
1. Sudah layakkah BAB ini diajukan untuk dikoreksi dosen pembimbing?  

 

Mungkin, untuk episode tulisan berikutnya, saya ingin bercerita tentang sesuatu yang amat dekat di kehidupan yang serba digital, mau tahu apa? Ditunggu saja ya.

Selamat malam semua. May Allah bless Us, Always and Forevermore. 🙂

 

Akhir Pekan

  • Posted on December 7, 2013 at 11:00 am

Ketika Calon Apoteker Berbicara tentang Akhir Pekan

Hmmmm…Sudah memasuki akhir tahun ternyata, sudah lama juga tidak menulis di blogku ini, hihihi
Mungkin ada baiknya untuk akhir pekan, kita gunakan untuk bersantai, bercengkrama bersama keluarga, sahabat, ataupun menikmati selayar tancap film korea yang menjadikan banyak orang bermimpi untuk keluar negeri. Bagaimana denganku? dibilang ingin ya ia, siapa yang tidak ingin berjelajah atau berjunjung keluar negeri.
namun, hari ini, saya bukan berarti ingin berbicara tentang ke luar negeri, tapi saya ingin berbicara tentang perenungan yang selama ini saya rasakan.
Mungkin banyak orang yang menganggap saya bermulut besar dalam blog ini, bercerita tentang mimpi-mimpi yang begitu tinggi, bersikap sok tahu hingga akhirnya, ibarat pepatah mengatakan, sudah jatuh tertimpa tangga pula.
Ah, suara keyboard ku ini seolah mengingatkanku pada mesin tik jaman dulu yang banyak digunakan orang, entah untuk menulis berita, puisi, karya tulis, surat, tugas akhir, betapa jadulnya diri ini.
Teringat juga diriku pada obrolanku dengan seseorang yang baik, insyaAllah, tentang betapa literatur yang lama masih diperlukan. kini kusadar, aku rasa tidak semua yang lama masih dipakai, setidaknya perlu ada pembatasan gitu.
Ingin menangis (lagi).
Sudahlah, pagi-pagi kok sudah menangis, gara-gara film korea nih.huhuhuhu
Berbagai isu yang terjadi belakangan ini kok terasa semakin rumit dan runyam ya? Apa karena gelagat perpolitikan kampus, pemerintahan, yang berdekatan dengan UAS ya..lhooo, apa hubungannya? hehehehe
Lho, niatnya mau berbicara tentang pola hidup sehat, malah jadi ngelantur kemana-mana. apa ini bukti bahwa saya masih labil ya?
Teruntuk kakak-kakak tingkatku yang belum selesai, monggo diselesaikan skripsinya, wisuda menanti, 🙂
Sekian artikel pertama saya di bulan desember ini, Desember Ending, jangan Ending, tapi Desember Wishing….:-)
Mungkin benar juga apa yang dikatakan banyak orang, bahwa ketika dewasa, akan semakin banyak hal-hal yang satu persatu terlupakan, karena itulah kita butuh teman untuk sekedar bercengkrama, berbincang banyak hal, karena itulah gunanya teman, saling mengingatkan.

Serial Kakek dan Cucu -Ketika Kakek Pergi-

  • Posted on December 4, 2013 at 12:23 pm

tuuuut—–tuuuuuut—-tuuut

di ruangan rumah sakit ini, sudah hampir 3 bulan kakek terbaring tak berdaya, mungkin memang sudah waktunya.

Kakek, akankah kau meninggalkanku? Cucumu ini masih saja menangis, tapi dia tidak sendiri kakek.
Kakek, jika memang sudah kehendak Tuhan untuk-Mu pergi, aku ingin ikhlaskan.

Cukupkan asja ya semua ini,
Kakek, aku ingin berhenti.

Semoga tenang di alam sana kakek. We will miss you and make proud for you.

Ketika (calon) Apoteker Berbicara Bisnis Jamu

  • Posted on October 1, 2013 at 5:53 am

Bismillah,
Assalamu’alaykum, saudara-saudaraku sebangsa setanah air,
salam oktober sakti.hohoho
Kenapa disebut sakti?
Karena bulan Oktober ini ada banyak momen yang bersejarah, sebut saja 1 Oktober yang disebut sebagai Hari Kesaktian. Hayooo, siapa yang lupa? Jangan sekali-kali melupakan sejarah, jasnya jangan ditinggal ya..:)
Tapi, pagi ini saya tidak ingin membicarakan hari kesaktian pancasila, karena kasihan juga pagi-pagi disuruh menyimak pelajaran Pancasila (Hayooo yang kuliah Pagi ini, yang rajin ya, ingat poin kedisiplinan yang ditanamkan pada P2SMB kemarin, itu tidak hanya berlaku selama 4 hari, tapi selama 4 tahun, selama kita kuliah, hingga kita kembali.
Jadi, pagi ini saya akan membicarakan, jengjengjengjeng….
Bisnis Jamu.
Bisnis jamu? Yang terbayang di benak rekan-rekan sekalian pasti adalah bakul jamu gendong yang berjalan dari satu rumah ke rumah yang lain, atau yang pakai sepeda/motor (lebih modern sedikit), atau depot jamu. Itu sudah biasa terjadi kan dalam bisnis jamu?
Dan hari ini saya ingin berbagi sedikit, karena jujur saya bingung dengan bisnis jamu yang harus dikembangkan, apalagi menghadapi Harmonisasi Asean 2015, jamu harus tetap eksis, kecuali jamu dimaknai lain kemudian. Kita tunggu di kuliah fitoterapi dan etnomedisin saja yaaa….
Bisnis jamu yang lebih modern?
Mungkin kita harus melihat dulu materi Fitoterapi dan Etnomedisin minggu lalu,
dimana kita akan mengenal adanya komprehensif/multidrug theraphy dari jamu, dia efeknya tidak seperti obat sintetik, makanya kalo mau ngembangin fitofarmaka, ini yang jadi permasalahan.
Jadi ingat kuliah Farmakoterapi,
masa lalu tidak usah diputar kembali,
sepertinya kedua unit ini harus didamaikan ya? hihihihi
Berbicara tentang farmakoterapi dan fitoterapi, kita akan mengenal 4T 1W dan 5T. Apa saja gerangan?
5T (Tepat Bahan, Tepat Dosis, Tepat Penggunaan, Tepat Cara Penggunaan, dan Tepat Penggunaan dengan Tujuan Pengobatan) bila kita lihat dan kaji lebih dalam, kita akan menemukan berbagai macam peluang pasar dan bisnis di sana yang bisa dihandle oleh apoteker? Kenapa harus apoteker? karena Apoteker lah yang bisa me-manage hal ini, tapi kita tetap butuh bidang ilmu lain, kan ini bahan Alam, Indonesia pula.hehehe
Dan saya ingin menekankan pada T yang pertama,
Tepat Bahan. Jika dikembangkan menjadi bisnis yang menarik, saya rasa hal ini akan menjadi tren baru bagi anak-anak FBA yang kebetulan banyak yang mengerjakan skripsi tentang bahan Alam, siapa tahu bisa jadi kenang-kenangan untuk dosen pembimbing dan dosen penguji gitu, yang tidak akan lekang oleh waktu. Karena bisa dipajang dan menunjukkan apresiasi dan penghargaan kita kepada beliau-beliau yang telah membimbing kita slama ini.
Mari kita hindari ucapan komdis kita tercinta, “Apresiasi Kalian Rendah !!!!”, okay????

Selamat beraktivitas pagi ini. salam semangat dan salam unyu unyu unyu…

Wassalam. 🙂

Sebuah PAPERPLANE : Belajar

  • Posted on September 18, 2013 at 8:31 pm

Sebuah PAPERPLANE : Belajar

18 September 2013

Hari ini
Aku belajar
Belajar memahami sebuah asumsi
Sebuah pelajaran
Yang mungkin tak kutemukan
Yang mungkin baru kusadari
Kini.
Bahwa
Tidak semua yang kurasa
Tidak semua yang kuyakini
Tidak semua yang kupikirkan
Adalah benar
Tidak,
Dalam cermin itu aku melihat,
Sebuah pola-pola jalanan kebenaran
Yang selama ini banyak orang percayai
Benar jika itu memenuhi kepala banyak orang
Benar itu jika sesuai kesepakatan forum
Benar itu realtif
Bahkan kita pun tahu
Adanya hukum relativitas cahaya, relativitas bunyi, relativitas jarak, dan relativitas waktu.
Lalu, bagaimana aku belajar memahami semua itu?
Tidak semua yang kurasa benar
Tidak semua yang kupikir benar
Begitu jugakah kau?

POEM in the Morning

  • Posted on August 27, 2013 at 9:16 am

Jadikan kekasih diri sendiri
Baru menjadi kekasih orang lain
Jadikan mengasihi orang lain
Seperti mengasihi diri sendiri

PAPER PLAN : Benar dan Salah

  • Posted on August 14, 2013 at 4:38 pm

adalah salah

menganggap REALITA adalah IDEALITA

adalah salah

menganggap ILMU sebagai OBYEK, bukan SUBYEK.

Kita adalah SARANA.

adalah salah

menganggap kualitas sebagai STANDAR, bukan PROSES.

Dia adalah SARANA.

adalah salah

menganggap PANCASILA sebagai PILAR, bukan PONDASI.

Pancasila adalah DASAR NEGARA.

Adalah benar

menjadikan IDEALITA sebagai REALITA

Adalah masanya

yang bukan pada tempatnya dikembalikan sesuai fungsinya,

Kebenaran adalah benar, Kebatilan adalah batil.

Semua perlu dibuktikan.

Benar dan Salah adalah bentuk relativitas akal manusia,

karena

KEBENARAN HANYA DATANG DARI ALLAH.

Menuju UGM “World Class Research University 2

-Tahukah Kamu? #2-

  • Posted on August 3, 2013 at 5:38 am

-Tahukah Kamu-

31 Juli 2013 kemarin KPK bersama 12 kementerian berkumpul untuk menandatangani Implementasi Nota Kesepakatan Bersama tentang Percepatan Pengukuhan Kawasan Hutan. Menurut KPK, ada 4 sektor yang perlu diperhatikan dalam merencanakan pembangunan bangsa, yaitu sector hutan, pangan, migas, dan pendapatan Negara. Bagaimana dengan politik? Hal yang sudah disepakati adalah Harmonisasi Regulasi Hutan, Penyelarasan Teknis dan Prosedur serta resolusi konflik berupa rencana aksi, alat monitoring dan evaluasi yang bisa digunakan masing-masing kementerian. Sumber : @KPK_RI
Kementerian apa ya yang terkait? Seperti ilmu pohon, buah yang dihasilkan tergantung dari akarnya. Ketika akarnya kokoh, batang dan daun yang tumbuh akan kokoh dan lebat dan buah yang dihasilkan juga lebih enak. Dan perlu diingat juga, pohon tumbuh di tanah, dia butuh unsur hara dan air, juga matahari sebagai sumber energi. Ada siklus dalam kehidupannya mulai dari tumbuh hingga berbuah. Pohon yang tumbuh pun bermacam-macam, tergantung iklim dan kawasannya, seperti Indonesia yang kaya akan hutan hujan tropis. Atau kini tinggal hujan tropis aja ya?? Who Knows? #SaveForestIndonesia

17 Ramadlan 1434 H

  • Posted on July 26, 2013 at 12:12 am

Assalamu’alaykum warrahmatullahi wabarokatuh..

malam ini saya ingin mengucapkan jazakallah khairon katsiron untuk rekan-rekan RDK UGM 1434 H untuk acara malam ini yang sungguh menginspirasi. Insya ALLAH. Semoga menjadi satu amalan yang mengantarkan kita dan kalian semua menuju jannah-Nya.

Menjadi satu awal untuk optimisme bahwa kita bisa berubah, sesuai tema yang diangkat “Semangat untuk Perubahan”.

Jadi ingat pertanyaan 1 kenalanku malam ini,
“Apakah dengan ideologi kita saat ini (Pancasila) sudah mampu mendukung dalam menciptakan kemandirian bangsa?”

Hmmmmm..aku rasa aku ingin menjawabnya dengan gagasan yang aku ajukan dalam PIMFI UNTAN 2013 yang lalu di mana tema utama yang kuangkat adalah bagaimana kita merealisasikan gagasan/cita-cita yang dikandung Pancasila. Karena kita tahu, Pancasila itu abstrak dan terealisasikan menurut apa yang kamu pahami darinya. Itu.

Semangat malam dan belajar, calon intelektual bangsa.:)

Obrolan (Berat) di Pagi Hari

  • Posted on July 21, 2013 at 6:41 am

A: “Indonesia itu ibaratnya sedang ada di zaman jahilliyah dulu, hukumnya bisa dibeli, ekonomi pada korupsi, moral nggak karuan, blablablabla…”
B: “Dari tarawih semalem dapat info lho kalo Al Qur’an itu memang petunjuk yang paling lengkap. Semua permasalahan ada solusinya disana. Cuma sekarang tuh kudu diurutin berdasarkan waktu turunnya.”
B: ” Iya ya, kenapa dulu penyusunan AlQur’an nggak berdasarkan urutan turunnya aja?”
A: “Karena kan waktu itu turunnya disesuaikan apa yang dihadapi Rasullulah SAW waktu itu, di masa jahilliyah dulu. Nggak tahu juga sih dulu pertimbangan penyusunannya kayak sekarang kenapa seperti itu”
B: “Apa kita urutin aja ya biar kita tahu posisi kita sekarang di masa yang mana,hohoho.”
A: “Emang apa yang pertama turun?”
B: “Membaca”.
A: “Membaca apa”?
B: “Seperti kata bang Tere, bacalah tidak hanya buku, ilmu tidak hanya dari buku,
atau buka aja blognya khairu nishaa, ada serial kakek dan aku di sana.hehehehehe”

Semangat pagi, MARI PELAJARI ALQUR’AN..
(Duh, bata-bata masih dalam penyusunan membentuk puzzle)