You are currently browsing the Uncategorized category
Displaying 11 - 20 of 20 entries.

Datang dan Pergi

  • Posted on July 20, 2013 at 9:41 pm

Datang dan Pergi

Ada masanya, yang datang akan pergi
Yang pergi akan datang
Seperti angin yang berhembus, Seperti kilat yang menyambar
Seperti senja dan fajar yang datang dalam waktu yang singkat
Mereka datang dan pergi membawa suatu kabar
Kabar akan datangnya musim semi,
Kabar akan datangnya badai,
Ataupun kabar akan datangnya suatu kepergian
Bagaimana kita memandangnya,
Itulah yang dapat kita dapatkan.
Berbagi semangat atau Semangat Berbagi
Mana yang harus didahulukan?
Satu optimisme datang lagi mala mini,
Tentang memaknai sebuah persiapan
Akankah diakhiri dengan keberhasilan atau kegagalan
Mana yang kau pilih?
Begitu kabar datang menyingsing
Mengisi kekosongan cita lagi dalam satu mimpi
Kita hanya perlu berusaha dan berusaha
Berjalan dalam persiapan menuju kesana
Pada satu akhir yang menjadi awal perjalanan baru
Ingin kuucapkan selamat datang pada para calon pemimpin bangsa masa depan
Kami di sini, dengan segala persiapan terbaik kami
Ingin menyambut kalian dengan penuh cinta.
Selamat datang FARMADA 2013, Selamat Datang GAMADA 2013.
Dalam bulan penuh rahmat ini, satu optimisme muncul lagi.
Tidak akan sia-sia sesuatu yang dipersiapkan.

Sepotong chapter dari proposal PIMFI UNTAN 2013

  • Posted on July 20, 2013 at 6:19 am

Paradigma Pancasila dalam Pengembangan IPTEK

Sebagai manusia harus mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam rangka mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan harkat dan martabatnya. Ada 3 aspek kreativitas rohani yang terlibat ketika kita berbicara tentang ilmu pengetahuan, yaitu adanya aspek akal yang merupakan potensi rohaniah manusia dengan intelektualitas, rasa dalam bidang estetis, dan kehendak yang berkaitan dengan moral atau etika. Ilmu pengetahuan yang dimiliki manusia inilah yang nantinya digunakan untuk mengolah kekayaan alam yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Esa untuk mencapai kesejahteraan manusia sendiri (Kaelan, 2010).
Indonesia dengan kekayaan alam berupa tanaman obat dan sumber daya manusia yang melimpah harusnya mengembangkan IPTEK demi tercapainya tujuan dari pengembangan IPTEK itu sendiri (Kaelan, 2010), termasuk dalam pengembangan obat bahan alam. Adanya 3 klasifikasi dari obat bahan alam Indonesia yaitu Jamu, Obat Herbal Terstandar (OHT), dan Fitofarmaka (BPOM, 2004) akan menjadi sarana bagi Indonesia untuk mengembangkan ketiga jenis obat bahan alam sesuai paradigma yang dimiliki Indonesia, yaitu Pancasila. Keseimbangan antara faktor akal, rasa, dan kehendak memberikan keseimbangan bagi Indonesia untuk mengembangkan fitofarmaka, obat herbal terstandar, dan jamu yang menjadi identitas herbal di Indonesia. Pengembangan fitofarmaka akan menunjukkan aspek akal, obat herbal terstandar akan memenuhi aspek kehendak, dan jamu akan melengkapi bagian rasa, dalam hal ini berupa suatu spiritualitas, yang mana selama ini berkembang di Indonesia yang dikenal sebagai negara beragama. Ketika ketiga aspek tersebut dapat berkembang secara seimbang, maka Indonesia akan mampu mengangkat harkat dan martabatnya sebagai bangsa di dunia (Kaelan, 2010).

H-5

  • Posted on July 16, 2013 at 11:18 am

H-5 jelang pengumuman finalis PIMFI UNTAN 2013. Berikan yang terbaik ya Rabb,
apapun yang terjadi, insya ALLAH akan tetap mengusung gagasan ini. Dimulai dari sini, dari almamaterku.

Menyeimbangkan cipta, karsa, dan rasa dalam pengembangan fitofarmaka.

Dunia Taru the Series –Episode 3: Sayur Merah dan Es Krim Coklat-

  • Posted on June 21, 2013 at 10:00 pm

Dunia Taru the Series –Episode 3: Sayur Merah dan Es Krim Coklat-

Senja itu hampir datang. Terlihat Mama masuk ke dalam rumah dan segera menuju ke dapur. Bapak dan Tatar akan segera pulang dari masjid, tempat Tatar mengaji.
“Hmmmmmm..masak apa ya hari ini? Mari kita cek kulkas.”
Kulkas yang ada di dapur pun dibuka Mama. Hmmmm..ada ayam, bumbu-bumbu, dan es krim coklat kesukaan Tatar. Mau masak apa?
Nggak mungkin kan ayam dicampur es krim, nggak enak dong jadinya. Sejenak Mama pun berpikir sambil menyiapkan bumbu-bumbu dan mencuci ayam yang membeku.
Bapak sukanya yang pedes-pedes, Tatar sukanya yang manis-manis. Keduanya suka sayur merah. Sekali-kali Bapak makan yang manis juga nggak papa dan Tatar belajar makan yang pedes, biar nggak cedal.hihihihi
Oke, keputusan sudah dibuat. Dan Mama pun mulai memasak makan malam dengan riang.
-Malam harinya, di ruang makan-
“Tatar, Ayo makan dulu.”
“Iya, Mama. Tatar mau cuci tangan dulu, abis ngerjain tugas menggambar tadi.” Tatar beranjak dari ruang keluarga.
“Masak apa hari ini Ma?” Tanya Bapak yang sudah duduk di meja makan.
“Wah, sayur merah lagi….Asyikkk..Tapi kok Ma, kok ada biji cabenya? Pedes yaaa…Nggak mau….!”
“Lhoo, Tatar masa nggak mau makan masakan Mama? Kan belum dicoba. Tatar tahu nggak sayur Mama ini beda, karena bakal bikin suara Tatar lebih bagus lho.”
“Kok bisa Ma?” Bapak ikut bertanya.
“Kasih tahu nggak ya? Mau tahu aja apa mau tahu banget?”
“Ya udah deh, Mama gitu.”
“Hihihi..Tatar makan gih, enak kok Sayang. Nanti ada dessert kesukaan Tatar, yaitu es krim coklat. Tadaaa…” Mama mengeluarkan es krim coklat dari pangkuannya.
“Dan buat Bapak, Tadaaaa….ada sambel extra.”
“Waaah, mau Ma. Sekarang makan dulu deh Pak, biar bisa makan es krim”. Tatar bersemangat.
“Ma, es krim nya taruh di kulkas dulu lagi deh. Biar nggak meleleh”
Dan malam itu pun berakhir dengan makan malam dan dessert yang menyenangkan.

Behind the scene:
Oke, setelah vakum cukup lama dari tulisan ber-series ini, mala mini muncul lagi inspirasi. Karena teringat pada 1 mata kuliah dan kejadian aneh hari ini, di mana melihat orang-orang mengantri bensin untuk mengantisipasi kenaikan BBM besok. Masih antri nggak ya sekarang? HIhihihihii..Oke kembali ke di balik layar cerita ini. Tentang alasan Mama menggabungkan sayur merah dan es krim. Karena adanya Capsaicin dalam cabe yang bersifat lipofilik dan terasa pedas akan terikat dengan eskrim yang merupakan suatu emulsi. Ini aku dapat dari majalah BOBO jaman SD dulu. Nggak jelas ya??
Hmmm..gimana ya?
Baiklah,
Kuawali dengan memberikan satu pertanyaan kepada rekan-rekan pembaca sekalian,
Apakah kalian tahu sejarah lahirnya Pancasila? Sudahkah kalian mengetahui kisahnya?

Sebenarnya bagaimana dasar ini bisa lahir dari bangsa kita? Lama belajar hal ini dan memahaminya. Aku mendapatkan suatu pola pemikiran yang mungkin sama dengan para bapak kita dulu. Bukan bermaksud sombong, hanya aku merasa memang begitulah proses yang terjadi dulu.
Dimulai dari akhir Mei 1945, di mana pada waktu sidang BPUPKI yang ke-1 digelar. Jujur, aku lupa siapa saja yang menyampaikan gagasan yang sesuai untuk menjadi dasar Negara RI. Namun, ada satu tokoh yang aku rasa Beliau lah yang menjadi pembuka jalan. Kenapa? Dalam risalah BPUPKI yang belum saya baca dan hanya saya ketahui dari kuliah-kuliah dan pelajaran dulu ketika di bangku sekolah, Beliau tidak menyampaikan gagasan yang dia ajukan untuk menjadi dasar Negara RI, tetapi beliau memilih untuk menyampaikan berbagai ideology-ideologi yang selama ini berkembang di dunia. Beliau menyampaikan nilai-nilai apa yang dikandung masing-masing ideology, seperti ideology Sosialisme, Kapitalisme, dan Marxisme yang paling dominan kala itu (Mungkin nggak hanya itu sih..-red). Lalu, masing-masing anggota BPUPKI pun berpikir dan memilah-milah ideology yang cocok untuk Indonesia. Bagaimana memilahnya? Aku rasa beliau-beliau secara terbuka bertukar pikiran dan melihatnya dari sudut pandang dan kebudayaan yang selama ini berkembang di Indonesia. Inilah yang aku sebut sebagai analisis SWOT yang biasa dipakai dalam organisasi ketika hendak mencapai suatu tujuan. Lalu, datanglah Bung Karno yang mana pada tanggal 1 Juni menyampaikan gagasannya tentang ideology Pancasila, yang mana merangkum gagasan-gagasan yang telah disampaikan 2 tokoh sebelumnya. Kalian tahu nggak bagaimana beliau sampai pada pemikiran itu? Pernah baca biografinya beliau? Hehehe..Beliau dikenal sebagai tokoh yang membaur pada semua golongan di mana baik dari petani, nelayan, hingga konglomerat Beliau dikenal mereka. Ada satu bab yang aku baca dari buku itu dan aku menemukan beliau adalah sosok yang suka merenung (iya nggak ya?-red). Beliau melihat petani yang sedang menggarap sawahnya dan lalu bertanya,
Aaaaa…bingung ceritainnya..hanya saja, langsung aja deh kembali ke cerita. Bapak yang suka masakan pedas dan Tatar yang suka manis, Mama pastinya ingin menyenangkan keduanya. Makanya Mama masakin sayur merah yang pedas dengan tingkat kepedasan yang tidak tinggi. Hal ini agar Tatar mau makan pedas dan Bapak tetap bisa makan pedes. Tentang bagaimana kita bisa mengambil kebaikan-kebaikan yang ada dari masing-masing keadaan, lalu dengan akal kita memilih kebaikan yang terbaik dan yang paling sesuai kondisi bangsa kita (dengan analisis SWOT berdasarkan tujuan yang hendak kita tuju). Dari sinilah seharusnya kita berpikir dalam mengambil suatu keputusan atau kebijakan. Seperti dalam pengambilan kebijakan menaikkan harga BBM ini. Pengen berkhuznudzon aja , bahwa sebelum mengambil kebijakan ini, pemerintah sudah menanyakan kepada ahli-ahli yang berkaitan (misalnya ahli minyak bumi, ahli ekonomi, ahli transportasi, ahli teknologi, dan ahli energy) tentang bagaimanakah pandangan mereka dalam menghadapi krisis BBM ini. Lalu, kesemua ahli itu mempresentasikan bidang yang memang mereka kuasai dan kira-kira ada hubungannya dengan masalah krisis BBM itu di depan para anggota DPR (seperti yang terjadi dalam siding BPUPKI I). Kita tahu bahwa tidak semua anggota memahami dan melihat masalah itu dari bidang tertentu, mereka bisa jadi hanya bicara masalah politik, untung ruginya. Setelah itu, baru anggota DPR harusnya secara berpikiran terbuka dengan I’tikad yang baik bersama-sama untuk menyelesaikan masalah ini dengan saling bertukar pikiran yang berdasar lho ya tapi. Sebelum sidang selanjutnya, bisa saja masing-masing anggota tadi secara individual atau kelompok berdiskusi dan nantinya mempresentasikan hasil diskusi mereka berupa kebijakan apa yang sebaiknya diambil. Setelah kesepakatan terjadi (diiringi analisis SWOT lho ya menimbang Kekuatan, Kelemahan, Ancaman, dan Tantangan yang dihadapi ketika kebijakan ini diambil), barulah siding selanjutnya adalah membuat rancangan redaksi berupa RUU ataupun bentuk kebijakan yang lain. Bisa jadi masing-masing anggota boleh menyampaikan redaksi undang-undangnya. Yaa, kira-kira inilah yang aku dapatkan hari ini. Semoga bermanfaat ya, walaupun bahasa campur aduk. Semoga esensinya dapat. Mau nulis yang lain.hihihihi..
KEEP ISTIQOMAH n BISMILLAH yaaa…\(^v^)/ \(^v^)/ \(^o’)/

PAPER PLAN 10 JUNI 2013

  • Posted on June 10, 2013 at 9:43 pm

Semua ini hanya sementara
Ketika kulihat langit mendung itu
Hujan itu
Mereka hanya sementara
Di baliknya ada semburat senja nan indah
Semua ini hanya sementara
Ketika kuarungi jalanan sore tadi
Carut-marut itu hanya sementara
Lampu itu akan menyadarkan kita tuk berhenti
Berhenti sejenak merenungi hak
Semua ini hanya sementara
Ketika kudapati hasil ujianku
Bukan semata ujian, walau hanya bahasa
Di baliknya ada satu tanda
Bahwa jalan ini hanyalah mula
Ketika rasa mulai meredup
Semua ini hanya sementara
Ketika begitu lama
Ketika begitu jauh
Terlupa hal-hal yang indah di sana
Dari sini, bermula di sini
Semua ini hanya sementara
Sore itu
Kulihat bayangan cermin itu
Mengayun, Melambaikan tangan ingin kembali
Berteriak
Semua ini hanya sementara
Sudahlah,
Untuk saat ini,
Berjalanlah menuju arah yang kausenangi,
Makanlah apapun yang kau senangi,
Berkunjunglah ke tempat yang kau senangi,
Bicaralah hal-hal yang kau senangi,
Dengarkanlah hal-hal yang kau perlu dengarkan,
Menulislah hal-hal yang kau senangi,
Menyanyilah nada-nada yang kau senangi,
Sebelum kau kembali.

Dunia Taru The Series

  • Posted on April 7, 2013 at 12:35 pm

Episode 3 : Long Vacation to Secret Forest

“Tatar, negeri kita ini negeri yang penuh dengan teka-teki. Ada banyak kejutan di sana yang siap dan menunggu untuk Tatar pecahkan. Aneka tanaman dalam hutan belantara yang perlu Tatar pelajari dan pahami khasiat serta fungsinya, lautan yang luas dan dalam untuk Tatar selami dan manfaatkan kandungannya untuk kehidupan,
Tapi,
Dari semua itu, Tidak mudah, Sayang. Tatar tahu kan pelajaran Matematika? Susah nggak? Untuk bisa memahami matematika, Tatar harus belajar dan bekerja keras kan? Begitu juga dengan alam ini. Tatar juga harus bekerja keras untuk belajar, mencari tahu apa yang perlu diketahui dan Tatar nantinya bisa memanfaatkan apa yang sudah Allah berikan / sediakan kepada kita untuk kebaikan sesama. Begitu Tatar”

Apa yang bisa kamu berikan untuk almamater mu?

  • Posted on March 6, 2013 at 6:18 pm

Pertanyaan ini aku dapatkan kala aku mengikuti satu training kepemimpinan yang diadakan oleh direktorat ppkb ugm bulan akhir tahun 2012 lalu.

Perlu berpikir lama tentang hal ini, tentang apa yang bisa aku lakukan untuk almamaterku ini, apakah aku ingin menjadi seperti teman-temanku yang berbondong-bondong ikut PKM dan PIMNAS untuk membawa nama baik UGM, apakah diri ini ingin melakukan berbagai macam penelitian dan banyak menghasilkan publikasi ilmiah untuk mendukung visi UGM menjadi World Class Research University, apakah aku mau megikuti berbagai ajang lomba, olahraga, konseling, atau kah yang lain, yang bisa memberikan nilai lebih almamaterku.

Aku. Namaku Nishaa, lengkapnya Khairu Nishaa. Dari maknanya mungkin terlihat atau terpapar dengan jelas bahwa orang tuaku mengharapkanku menjadi “Wanita yang terbaik” atau menurutku “Wanita yang lebih utama”. Terbaik itu mungkinse sebagian orang adalah menjadi nomor satu, menjadi juara, menjadi terdepan, atau menjadi yang ter- ter- yang lain. Gimana ya ngomongnya?

Melihat banyaknya teman-temanku yang berprestasi, memang diri ini sangat ingin seperti mereka. Berkompetisi, bersaing dengan universitas lain untuk menunjukkan bahwa inilah almamaterku, inilah UGM.

hmmmmmm.

Apa sih yang bisa dilakukan oleh seorang Nishaa untuk almamater-nya? Pertanyaan ini aku tanyakan pada diriku sendiri. Pada training itu, aku sempat menuliskan apa-apa yang ingin aku lakukan, salah satunya demi almamaterku. Banyak macamnya, mulai dari sosial, bidang penelitian, dan hingga akhirnya aku tersadar. Aku, dengan apa yang kupunya, mungkin masih belum bisa memberikan apa-apa yang membanggakan untuk almamaterku, tapi dari hasil analisis SWOT ku (walau belum sempurna), aku merasa ada 1 hal yang bisa kuberikan. TULISAN.

Yup, rangkaian kata-kata yang terlontar atau terlukis dalam kanvas blog ini,

menari-nari untuk menyampaikan pemikiranku, idealismeku, cita-citaku, tanggapanku akan fenomena yang ada, dunia baruku, dan harapan-harapanku di masa depan. Dari tulisan, aku bisa belajar untuk mengungkapkan apa yang aku pikirkan secara lebih bertanggung jawab.

TULISAN. Banyak orang yang belum bisa memahami arti rangkaian kata itu. Tentang makna yang ada di dalamnya. Mungkin kita hanya perlu berulang kali membacanya untuk bisa mengerti.

Ada makna dari setiap kata.

Suatu saat, aku akan mengerti

Apalagi yang bisa kita lakukan dan kita hargai jika bukan dari apa yang kita miliki?

Tulisan ini,

adalah satu hal yang berharga dalam hidupku.

 

Tempat Mencurahkan Pendapat yang Lebih Baik

  • Posted on January 25, 2013 at 10:51 am

Curah pendapat (brainstorming) ini biasa digunakan oleh suatu organisasi atau perusahaan untuk membantu merencanakan berbagai ide promosi dan pemasaran baru. Namun, sayangnya sebagian besar perusahaan tidak memahami teknik curah pendapat yang baik. Sehingga yang terjadi justru adalah gagalnya tercipta ide-ide baru. Apabila dilihat dari beberapa cara yang dilakukan organisasi atau perusahaan, Sebagian besar menggunakan cara yang sama, yaitu  mengumpulkan orang-orang yang terlibat dalam urusan itu untuk selanjutnya di dalam ruangan, berpikir, berkeringat, menggunakan otaknya sebagai referensi, dan mencoba untuk memeras beberapa ide yang telah dipikirkan sebelumnya dengan susah payah. Bahkan mungkin ada yang harus memikirkan ide dari awal. Tahukah bahwa sebagian besar orang, hal ini merupakan pengalaman yang singkat dan melelahkan? Ada suatu pernyataan menarik yang saya dapat dari buku yang saya baca (The Marketing Game, karya Erich Schulz), yaitu bahwa Ide-ide cemerlang tidak lahir dari duduk-duduk di sekitar meja konferensi pada jam dua siang. Lalu apa yang salah?

Sebenarnya ada 2 metode yang dikenal dalaam melakukan curah pendapat.

Metode yang pertama adalah BRAINDRAINING atau Metode Penyedotan Kreativitas. Wuih, dilihat dari namanya saja sudah terasa mengerikan, apalagi jika dilakukan. Namun sayangnya, metode inilah yang justru banyak digunakan oleh organisasi atau perusahaan. Akibatnya, ide-ide yang dihasilkan terkadang bukanlah ide-ide brilian, tapi hanya ide-ide biasa.

Metode yang kedua adalah Metode Stimulus Response.

Metode ini dijabarkan oleh Doug dalam bukunya, Jump Start Your Brain. Dalam metode ini, Hal utama yang diperlukan adalah stimuli dan otak yang digunakan sebagai sebuah ‘komputer’. Stimuli adalah setiap hal (baik yang dilihat, didengar, dicium, dirasa, atau disentuh) yang memacu otak untuk membuat berbagai hubungan baru, asosiasi baru, dan beragam ide baru bagi dunia. Simuli ini berfungsi sebagai pupuk  untuk otak di mana stimuli akan menyusun reaksi berantai dari berbagai ide yang banyak diantaranya adalah potensi ide-ide brilian. Dengan metode ini, otak kita akan lebih digunakan sebagai computer dan bukan sebagai sebuah referensi di perpustakaan. Selain itu, kita tidak mengeluarkan ide yang sudah tersimpan dalam pikiran kita, namun otak kita yang bereaksi terhadap stimuli tadi.

Oke, metode sudah dijabarkan. Jadi tau kan mana yang lebih baik digunakan? Lalu,bagaimana cara mempersiapkan curah pendapat yang baik?

Ada tiga hal utama untuk menciptakan atmosfir yang memungkinkan lahirnya curah pendapat yang baik.

  1. Sediakan lingkungan yang menyenangkan.
  2. Bawalah sebanyak-banyaknya stimuli untuk merangsang ide.
  3. Undanglah beberapa orang yang tidak bekerja di perusahaan/organisasi untuk berpartisipasi.

Untuk poin ketiga ini, ada sebuah resep sederhana keberhasilan suatu curah pendapat. Campurkanlah orang-orang yang sangat memahami bisnis/organisasi kita dengan orang-orang kreatif yang sama sekali tidak mengetahui apa yang kita kerjakan. Perlu kita pahami bahwa kita butuh pemikir-pemikir dari luar yang tidak terbelenggu dengan berbagai aturan konvensional perusahaan.

Dalam suatu curah pendapat, ada satu peraturan yang harus ditaati, “Semua ide adalah sacral dan bagus” – lindungi ide-ide baru tersebut, seaneh, selucu, dan setidak masuk akal pun ide itu. Hindarilah terjadinya pembunuhan ide yang biasanya terjadi segera setelah sesi ini berakhir.

Untuk mendapatkan curah pendapat yang baik dan menyenangkan, ada ratusan latihan yang berbeda yang telah dikembangkan. Salah satunya adalah yang digunakan oleh Eureka! Ranch dari Doug Hall.

to be continued.:)

Blog baru bertitle “ugm”

  • Posted on March 4, 2012 at 11:38 pm

Alhamdulillah..akhirnya punya juga blog dengan domain ugm.ac.id..Udah lama pengen punya blog ini sejak lihat blog salah seorang teman yang kukenal di awal kuliah di kampus kerakyatan ini.hehe

Blog ini akan berbeda dengan blog ku sebelumnya (yg thenextpharm.blogspot.com-red) yang mana notabene blog ku yang di blogspot lebih banyak berisi coret-coretanku yang ga jelas gitu. Blog ini insyaAllah akan  ku isi dengan tulisan seputar kuliahku di fakultas tercinta, Farmasi UGM.

Sebagai penutup,

Semoga tulisan-tulisanku nantinya bisa menjadi isnpirasi bagi teman-teman yang ga sengaja atau berkenan buka blog ini.

Danke..Guten Morgen, Freund und Freundin..^^

Hello world!

  • Posted on March 4, 2012 at 10:52 pm

Selamat datang di blog.ugm.ac.id. Ngebloglah dan curahkan pikiran anda disini. Silahkan menggunakan fasilitas ini dengan penuh tanggung jawab.

Admin blog akan melakukan peringatan apabila ada abusement/pelanggaran dalam penggunaan fasilitas ini.

selamat berkarya 🙂